Serangan udara Israel mengakibatkan 10 kematianREPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Turki pada Sabtu (6/8/2022) mengecam keras serangan udara Israel di Gaza dan mengatakan 'tidak dapat diterima bahwa warga sipil, termasuk anak-anak, kehilangan nyawa mereka dalam serangan.' Kementerian Luar Negeri Turki mendesak pihak-pihak menahan diri di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu menyusul serangan mematikan di Gaza. Dia menyebut eskalasi yang terus berlanjut "sangat berbahaya" dan mendesak segera diakhirinya peluncuran roket dari Jalur Gaza ke Israel. Gerakan Jihad Islam mengatakan Taysir al-Jabari, komandannya untuk wilayah utara Gaza, tewas dalam serangan udara tersebut. Menurut seorang reporter Anadolu Agency di Gaza, pesawat-pesawat tempur Israel menghantam daerah-daerah terpisah di Kota Gaza, Khan Yunis dan Jalur Gaza utara.
Source: Republika August 07, 2022 00:17 UTC