REPUBLIKA.CO.ID, BAHRAIN -- Prospek pasar keuangan syariah sangat menjanjikan, dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan negara teluk (GCC) lainnya memimpin pasar. Menurut analis industri, total aset keuangan Islam diproyeksikan tumbuh 58 persen dari 2,4 triliun dolar AS pada tahun lalu menjadi 3,8 triliun dolar AS pada 2023. Malaysia, Bahrain dan UEA adalah pasar yang paling maju sementara Arab Saudi, Malaysia, dan UEA memimpin dalam hal total aset. "Sekitar 62 persen investor akan berinvestasi dalam keuangan Islam atau meningkatkan alokasi aset mereka dalam keuangan Islam. Menurut Islamic Finance Development Indicator 2018, Malaysia adalah pasar yang paling maju diikuti oleh Bahrain, UEA, Pakistan, Arab Saudi, Yordania, Oman, Kuwait, Brunei dan Indonesia.
Source: Republika November 29, 2018 06:22 UTC