REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL -- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali melepas mahasiswa untuk kuliah kerja nyata (KKN), Selasa (9/1). Rektor UMY Gunawan Budiyanto menuturkan KKN di wilayah terpencil, terluar, tertinggal (3T) seperti di Sorong yang dilakukan oleh mahasiswa UMY terbukti berhasil mengajarkan masyarakat setempat untuk membudidayakan masyarakat. Menurutnya, UMY akan mendukung seluruh program pengembangan masyarakat yang dilakukan dalam KKN, baik untuk program yang diterapkan untuk masyarakat dan juga bagi mahasiswa kita sebagai pelaksana kegiatan. Pada periode ini, UMY menerjunkan mahasiswa untuk dua model KKN, yaitu KKN Reguler sebanyak 648 mahasiswa yang akan ditempatkan di 64 padukuhan di 6 Kabupaten di DIY dan Jawa Tengah. Kemudian KKN Internasional (LEX) sebanyak 28 mahasiswa yang bekerja sama dengan International Singapore Politechnic (ISP) yang akan ditempatkan di kecamatan Cangkringan, Sleman.
Source: Republika January 09, 2018 09:11 UTC