JawaPos.com - Masa uji coba pembatasan kendaraan melalui metode ganjil genap berakhir hari ini (26/8). Padahal, uji coba sistem ganjil genap sudah berlangsung selama sebulan. Pengamat Transportasi dari Universitas Gajah Mada (UGM) Danang Parikesit mengatakan, penerapan kawasan ganjil genap hanyalah upaya memindahkan kemacetan. Pada saat kawasan ganjil genap mengalami penurunan volume kendaraan, kata dia, di luar daerah tersebut akan terasa makin sesak. Karenanya, Danang berpendapat bahwa di luar kawasan ganjil genap, peningkatan kemacetan akan lebih lama yakni, 30 hingga 50 persen dari kondisi biasanya.
Source: Jawa Pos August 26, 2016 14:26 UTC