REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ruud Gullit meminta maaf pada Senin setelah mengunggah potongan video timnas Belanda di ruang ganti mereka setelah kemenangan atas Bulgaria pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia pada Minggu. Namun video itu, yang diunggah ke Twitter, menimbulkan kemarahan di Belanda, termasuk kritik dari pelatih Dick Advocaat. Hal itu menyusul kritik pedas di televisi Belanda, di mana seorang analis mengatakan Gullit, yang pernah bermain 66 kali untuk negaranya, telah menodai kesakralan ruang ganti. Advocaat setuju, "Saya tidak berpikir merupakan ide yang bagus dari Ruud dan saya telah mengatakan kepadanya dan itu semua telah diselesaikan." Belanda menganggap merekam video di ruang ganti merupakan suatu pantangan, hal yang juga dianut beberapa negara lain.
Source: Republika September 04, 2017 17:48 UTC