JawaPos.com – Sejak tren smartphone berkembang, banyak dari perangkat yang beredar sudah dipasang aplikasi bawaan atau pra install apps. Alih-alih digunakan, aplikasi pra install justru membuat kapasitas memori bawaan smartphone jadi berkurang. Melihat hal tersebut, regulator di Uni Eropa dilaporkan berencana untuk melarang penjualan smartphone baru dengan aplikasi pra install. Undang-undang ini mengusulkan bahwa harus ada batasan pada kekuatan perusahaan teknologi besar, seperti Apple dengan App Store serta perusahaan lain yang menjual smartphone dengan aplikasi pra install. Ini dirancang untuk mempermudah pengguna yang tidak paham teknologi atau bingung mencari aplikasi sederhana.
Source: Jawa Pos October 05, 2020 02:43 UTC