[Dawei Watch / melalui REUTERS]TEMPO.CO, Jakarta - Sanksi untuk Junta Myanmar bertambah. Dikutip dari kantor berita Reuters, Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan bakal ada sanksi baru untuk Junta Militer Myanmar dan entitas bisnis lokal beberapa hari ke depan. Borrell berkata, sanksi baru tersebut bakal menjadi hukuman ketiga dari Uni Eropa bagi Junta Myanmar sejak kudeta pada 1 Februari lalu. Meski kerap dikritik terlalu lamban dan kurang tegas dalam merespon situasi di Myanmar, Borrell menyebut ASEAN sudah berusaha sebaik mungkin. Krisis Myanmar sendiri dipicu keyakinan pihak militer bahwa mereka telah dicurangi pada pemilu yang berlangsung tahun lalu.
Source: Koran Tempo June 04, 2021 06:00 UTC