TEMPO.CO, Minsk – Ratusan demonstran di Belarus berkumpul di Ibu Kota Minsk pada Rabu malam untuk menentang perintah Presiden Alexander Lukashenko. Secara terpisah, Uni Eropa menolak terpilihnya kembali Lukashenko dalam pemilu bersengketa, yang berlangsung pada 9 Agustus 2020. Uni Eropa juga mengenakan sanksi finansial kepada pejabat yang diduga terlibat dalam kecurangan pemilu. Sebelum UE melakukan pertemuan puncak, tokoh oposisi Svetlana Tikhanovskaya, mengatakan UE sebaiknya menolak hasil pemilu curang yang diklaim memenangkan Lukashenko. “Rakyat Belarus yang berani menunjukkan suara mereka tidak akan dibungkam oleh teror atau penyiksaan,” kata Biden lewat cuitan di Twitter.
Source: Koran Tempo August 20, 2020 15:00 UTC