BEIJING, KOMPAS.com - Usai mendapat sorotan tajam terkait tindakan rasialisme terhadap warga Afrika, China langsung menyatakan akan meningkatkan perawatan orang Afrika di Guangzhou selatan. Pernyataan itu dikeluarkan pada Minggu (12/4/2020), menyusul tuduhan diskriminasi yang terkait dengan pandemi virus corona. Dalam pengakuannya mereka diusir paksa, dikarantina sewenang-wenang, dan dites virus corona tanpa diberitahu hasilnya. Hal ini diduga memicu diskriminasi oleh penduduk setempat dan pejabat dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Baca juga: China Minta Jerman Puji Penanganan Virus Corona Mereka
Source: Kompas April 13, 2020 04:30 UTC