CLEVELAND, KOMPAS.com - Unit pengamanan presiden AS atau Secret Service, Rabu (20/7/2016), mengatakan, segera melakukan investigasi terhadap penasihat informal Donald Trump yang menyerukan agar Hillary Clinton dihukum tembak karena berkhianat. Sementara itu, tim kampanye Donald Trump terlihat menjaga jarak dengan Baldasaro setelah pernyataan keras itu. Dia datang dalam sebuah jumpa pers awal tahun ini setelah diundang Donald Trump untuk membantunya mengatasi kritik terkait tudingan kurangnya transparansi dalam penggalangan dana untuk para veteran. "Kami tidak setuju dengan pernyataan itu," kata juru bicara Donald Trump, Hope Hicks singkat. Baldasaro selama ini menjadi penasihat informal Trump khususnya untuk masalah veteran perang.
Source: Kompas July 21, 2016 07:41 UTC