Dedi mengatakan tidak mau kecolongan atas beredarnya vaksin palsu seperti yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat. REUTERS/Bobby YipTEMPO.CO, Jakarta - Bupati Purwakarta, Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa daerahnya bebas dari peredaran vaksin palsu. Meski menyatakan aman, Dedi meminta warga Purwakarta lebih waspada atas peredaran vaksin palsu tersebut, baik ketika membeli di apotek, Puskesmas, ataupun rumah sakit. (Baca: Kapolri Menduga Vaksin Palsu Menyebar ke Seluruh Daerah)Dari hasil pemeriksaan sementara, komplotan pengedar vaksin bodong tersebut mengaku sudah memproduksinya sejak 2003. Menurut Agung, pelaku membuat satu paket vaksin palsu dengan biaya Rp 150 ribu dan dijual Rp 250 ribu.
Source: Koran Tempo June 26, 2016 03:45 UTC