Hal ini menunjukkan adanya urgensi literasi digital di Tanah Air. Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza mengkritisi belum masuknya literasi digital dalam kurikulum pendidikan nasional di Indonesia. Padahal upaya untuk meningkatkan literasi digital perlu dilakukan sejak dini. Salah satunya dapat dilakukan dengan mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum pendidikan,” ungkap dia dalam siaran pers yang diterima JawaPos.com, Jumat (21/5). “Perlu adanya program yang terintegrasi antara Kemendikbudristek dan Kemenkominfo terkait dengan peningkatan literasi digital terutama dengan memasukkan konten literasi digital dalam kurikulum sekolah.
Source: Jawa Pos May 21, 2021 04:52 UTC