KOMPAS.com - Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia ( WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pada Jumat (4/9/2020), "nasionalisme vaksin" hanya akan menghambat upaya menghentikan pandemi Covid-19. Dia menegaskan, vaksin harus digunakan secara adil dan efektif, salah satunya melalui proyek vaksin global COVAX. Untuk diketahui, WHO memimpin pengembangan dan pendistribusian massal vaksin corona bernama COVAX yang saat ini sudah mendapat dukungan dari Jepang, Uni Eropa, dan Jerman. WHO bersama dengan aliansi vaksin GAVI memimpin fasilitas COVAX yang bertujuan membantu membeli dan mendistribusikan suntikan vaksinasi secara adil ke seluruh dunia. "Nasionalisme vaksin akan memperpanjang pandemi, bukan memperpendeknya," kata Tedros dalam briefing WHO di Jenewa, tanpa menyebut negara mana pun.
Source: Kompas September 05, 2020 12:31 UTC