WASHINGTON, DC, KOMPAS.com - Perusahaan pengelola limbah dan sampah di Amerika Serikat kewalahan dengan sampah-sampah di perumahan. Pasalnya, sampah tersebut meningkat kuantitasnya selama wabah virus corona. Dilansir dari Daily News of New York, perusahaan-perusahaan pengelola limbah telah kewalahan oleh jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan ketika orang-orang tinggal di rumah selama pandemi virus corona. Puluhan komunitas di seluruh negeri telah menangguhkan daur ulang dan pengambilan sampah halaman karena terlalu banyak sampah. "Ini merupakan mimpi buruk," kata Barney Shapiro, pemilik Tenleytown Trash yang beroperasi di wilayah Washington, DC, dan Maryland.
Source: Kompas April 13, 2020 12:33 UTC