Wahabzadah tanpa ragu mengejar penembak dan menghalaunya dari masjid. Ia kemudian mengambil sebuah mesin pembaca kartu kredit dan berhadapan langsung dengan pria berpakaian tentara yang membawa senjata dan kamera. Untuk mengalihkan perhatian penembak itu dari masjid, Wahabzadah pun melemparkan mesin pembaca kartu kredit itu. Mesin pembaca kartu kredit itu mengenai penembak yang kemudian berlari ke tempat parkir dan menembaki Wahabzadah. Penembak itu kemudian menjatuhkan pistol pertama, yang digambarkan Wahabzadah sebagai senapan, dan penembak itu mulai menembak untuk kedua kalinya.
Source: Republika March 18, 2019 07:05 UTC