REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR – Ketika gejolak ekonomi semakin tidak jelas ujungnya, seharusnya umat Islam dan pemerintah membidik peluang pemanfaatan aset wakaf umat. Lebih lanjut pakar wakaf asal Bahrain ini mengemukakan, pengelolaan wakaf harus mengacu kepada kaidah fikih dan ushul yang mengedepankan asas maslahat dan manfaat serta kepentingan umum. Sehingga, dengan demikian, pola pengelolaan wakaf selalu progresif mengikuti kebutuhan umat. “Pendekatan ini sangat penting dipahami oleh nazhir terutama nazhir wakaf Indonesia. “Ke depan, Badan Wakaf Indonesia dan pemerhati wakaf akan memaksimalkan pengelolaan aset wakaf umat Islam Indonesia,” tuturnya.
Source: Republika September 18, 2018 00:33 UTC