REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Puluhan ribu warga Katalan diperkirakan akan menentang pihak berwenang Spanyol dan berusaha untuk memilih dalam referendum kemerdekaan pada Ahad (1/10). Referendum yang dinyatakan ilegal oleh pemerintah pusat Spanyol di Madrid telah membuat negara ini memasuki krisis konstitusional terburuk dalam beberapa dasawarsa. Di wilayah itu, ratusan pendukung referendum menghabiskan hari bersama anak-anak di sekolah-sekolah yang digunakan sebagai tempat pemungutan suara di Spanyol. Pemerintah mengatakan, hanya sebagian kecil sekolah yang ditempati dan telah memastikan bahwa sebagian besar dari 2.300 yang dialokasikan untuk pemungutan suara ditutup. Masih belum jelas apakah referendum akan berlanjut meski ada anggapan pemerintah daerah bahwa hal itu akan berlanjut dan desakan Madrid yang akan menghalangi langkah tersebut.
Source: Republika October 01, 2017 02:15 UTC