Jabelli yang juga memimpin sebuah Lembaga Penyiaran di Iran (IRIB) mengatakan Hasemi diperlakukan tak manusiawi dalam tahanan. “Kami diberi tahu bahwa dia (Hashemi) ditahan dalam kondisi yanh sangat sulit tanpa adanya tuduhan,” tutur Jabelli seperti dilansir Press TV pasa Kamis (17/1). Jabelli juga menyebutkan anak buahnya itu dipaksa melepaskan jilbabnya dalam tahanan serta dipaksa untuk memakan daging babi. Jabelli mengatakan Hashemi hanya diberi sebuah T-shirt untuk dikenakannya meski kondisi tahanan dingin. Seperti diberitakan sebelumnya Kepolisian Amerika Serikat (AS) menangkap jurnalis kelahiran AS yang bekerja untuk stasiun televisi berbahasa Inggris Iran, Press TV, atas tuduhan yang tidak disebutkan.
Source: Republika January 17, 2019 19:07 UTC