elpais.comTEMPO.CO, Mosul—Shifa Gardi, wartawati televisi jaringan Kurdi Irak, Rudaw, tewas dalam ledakan bom saat sedang meliput pertempuran antara pasukan Irak dan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di bagian barat Mosul. Dia menjadi satu dari segelintir wartawan perempuan yang meliput operasi militer di Mosul. Salah satu kenangan dalam liputan Gardi di Mosul adalah saat ia menyelamatkan seekor kelinci yang nyaris tewas dalam perang. Persatuan wartawan Irak dalam laporan terbarunya mengatakan sebanyak 14 wartawan terbunuh sepanjang 2016. Sementara itu, jumlah wartawan yang kehilangan nyawa di Irak mencapai lebih dari 455 orang, sejak koalisi pimpinan Amerika Serikat menyerang Irak pada 2003.
Source: Koran Tempo February 26, 2017 00:11 UTC