REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Kepolisian Spanyol membuka penyelidikan atas dugaan nyanyian bernuansa Islamofobia dan xenofobia yang terjadi dalam laga persahabatan antara Spanyol melawan Mesir, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Di stadion-stadion Spanyol dan Amerika Latin, terdapat tradisi yel-yel yang berbunyi "El que no bote,...." (Siapa yang tidak melompat adalah....). Hingga saat ini, kelompok suporter sayap kanan di Spanyol sering kali menggunakan sentimen anti-imigran dan anti-Islam untuk memprovokasi pemain lawan yang memiliki latar belakang keturunan tersebut. Pemain sayap timnas Spanyol Lamine Yamal menilai nyanyian tersebut tidak sopan dan melampaui batas. Ia menyebut nyanyian rasis sebagai sesuatu yang mempermalukan masyarakat dan tidak boleh diberi ruang.
Source: Republika April 02, 2026 05:02 UTC