Kepada wartawan usai bertemu Presiden, Yasonna mengaku kembali diminta untuk membantu pemerintahan periode kedua terkait bidang hukum. Deputi Direktur Indonesia Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar menyayangkan penunjukan Yasonna jika kembali menduduki posisi Menteri Hukum dan HAM. Erwin menilai, penempatan Yasonna sebagai Menkumham menunjukkan Jokowi tak punya niat mereformasi hukum pada periode keduanya. Erwin menambahkan, jika benar Yasonna kembali menduduki jabatan Menkumham, maka publik harus siap kecewa terhadap kebijakan yang diambil pemerintah. Erwin menduga, Yasonna kembali dipasrahi kursi Menkumham lantaran bisa mengakomodasi kepentingan politik dan pemerintahan Jokowi periode pertama.
Source: Jawa Pos October 22, 2019 16:30 UTC