REPUBLIKA.CO.ID, AMMAN -- Yordania pada Ahad (31/7) mendesak Israel agar menghentikan pelanggarannya terhadap pegawai dan staf Masjid Al-Aqsa, demikian laporan kantor berita resmi Yordania, Petra. Yordania, yang menandatangani kesepakatan perdamaian dengan Israel pada 1994, mengawasi semua tempat suci umat Muslim dan Kristiani di Yerusalem Timur. Arabyat juga mengutuk pelanggaran Israel terhadap orang yang beribadah di Masjid Al-Aqsa. Ia mengutuk campur-tangan Israel dalam pekerjaan para penjaga dan pegawai di masjid tersebut. Pemerintah Yordania juga menyerukan dihentikannya semua tindakan Israel yang meningkatkan ketegangan dan mencegah kaum Yahudi radikal menyerbu halaman tempat suci tersebut.
Source: Republika August 01, 2016 01:41 UTC