LARANTUKA, KOMPAS.com - APJ (25), warga Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditangkap polisi. Setelah membunuh dua anaknya itu, APJ bersembunyi di puncak pohon kelapa sambil membawa parang. APJ bertahan di puncak pohon kelapa itu sekitar sepuluh jam. Polisi bersama warga terpaksa menebang pohon kelapa itu untuk meringkus APJ. Putu menjelaskan, pelaku berada di atas pohon kelapa sejak Selasa, pukul 22.00 WITA.
Source: Kompas August 05, 2020 07:39 UTC