Hal ini terbukti dari rumah-rumah kelas menengah ke bawah yang aktif ditransaksikan. Adalah Emerald Park yang ludes terjual dalam waktu satu hari pada saat pemasaran perdana di Galeri Marketing, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu (2/11/2019). Fenomena ini sekaligus mengonfirmasi proyeksi para pengamat bahwa properti kelas menengah bawah tak akan pernah mati. Terobosan dimaksud adalah, para pengembang kelas ini sudah mulai memanfaatkan marketing digital dalam mengampanyekan proyek-proyek mereka. Jadi, meski properti merupakan big ticket item yang memerlukan aktivitas personal tatap muka, marketing digital terbukti berkontribusi terhadap keputusan konsumen untuk membeli.
Source: Kompas November 08, 2019 05:59 UTC