Aksi protes kelompok Rompi Kuning sudah dimulai sejak 17 November 2018 laluREPUBLIKA.CO.ID, PARIS -- Sedikitnya 102 pemrotes Rompi Kuning ditangkap pada Sabtu (12/1) di Ibu Kota Prancis, Paris. Di Bourges, Prancis Tengah, 500 pemrotes berusaha memasuki pusat kota yang bersejarah, tempat protes dilarang masuk oleh kantor gubernur. Sementara itu di Belanda, kelompok Rompi Kuning menggelar protes terhadap pemerintah di 14 kota besar, termasuk di Den Haag, Amsterdam dan Rotterdam. Aksi protes kelompok Rompi Kuning, yang dimulai sebagai reaksi terhadap kenaikan pajak bahan bakar dan berkembang menjadi demonstrasi terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah berlangsung terus. Ribuan pengunjuk rasa dengan mengenakan rompi kuning terang, sehingga mereka dijuluki pemrotes Rompi Kuning, telah berkumpul di berbagai kota besar utama Prancis, termasuk ibu kotanya, Paris, untuk menentang kenaikan pajak kontroversial Macron dan situasi ekonomi yang memburuk.
Source: Republika January 13, 2019 07:18 UTC