REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Polda Jawa Timur (Kapolda Jatim), Irjen Nico Afinta menjelaskan, korban tragedi usai pertandingan Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022), malam WIB, mencapai 127 orang. Menurut Nico, sebanyak 34 orang meninggal di Stadion Kanjuruhan dan 93 orang sisanya meninggal di rumah sakit (RS). Menurut Nico, hingga saat ini terdapat kurang lebih 180 orang yang masih menjalani perawatan di sejumlah RS Kanjuruhan dan RS Wafa Husada, yang keduanya berada di Kepanjen. Dalam catatan Republika, jumlah korban meninggal akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan merupakan nomor dua yang paling mengerikan di dunia. Tragedi di Stadion Kanjuruhan menggeser insiden di Accra Sports Stadium, Accra, Ghana pada 5 September 2001 dengan korban 126 orang, yang sekarang harus turun ke posisi ketiga.
Source: Republika October 02, 2022 03:32 UTC