Diduga, mereka berniat pergi ke Saudi untuk menunaikan haji. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arrmanatha Nasir menyatakan, rombongan tersebut datang ke Filipina dengan paspor Indonesia. Namun, saat akan terbang ke Saudi, mereka menggunakan paspor Filipina. Perlu dicek lebih lanjut apakah paspor Filipina yang digunakan WNI itu asli atau palsu. Namun, jika ternyata paspor Filipina itu palsu, masalah tersebut akan menjadi urusan kriminal biasa.
Source: Jawa Pos August 20, 2016 03:45 UTC