JawaPos.com – Pemekaran outlet LPG 3 Kg melalui program One Village One Outlet (OVOO) yang dilakukan Pertamina saat ini telah mencapai 198.292 outlet, yang beroperasi di 5605 kecamatan dan 61.092 desa/kelurahan. Dengan jumlah penyebaran ini maka hampir seluruh kecamatan dan desa/kelurahan di Indonesia yang menjadi target program, telah tersedia outlet LPG 3Kg. Tidak hanya pemekaran outlet, untuk memastikan penyaluran LPG Subsidi tepat sasaran, lanjut Alfian, Pertamina melakukan pengawasan berkoordinasi dengan instansi terkait. Menurutnya, secara hukum pengawasan distribusi LPG Subsidi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Migas dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat. “Setiap tahun pelaksanaan penugasan LPG Subsidi tersebut diaudit oleh BPK dan diverifikasi oleh Ditjen Migas,” tutur Alfian.
Source: Jawa Pos June 03, 2021 08:03 UTC