Kereta cepat adalah pembangunan infrastruktur, ujarnya, yang boleh dikatakan tidak sesuai dengan visi Presiden yang ingin membangun indonesia dari pinggiran. Dampak dari investasi asing yang didominasi oleh satu negara itu, menurutnya mengakibatkan banjirnya tenaga kerja asing khususnya dari negara asal investasi, ini fakta yang susah untuk dibantah lagi. APBN sebagai manifestasi ekonomi negara dalam satu tahun tidak bisa menjadi trust of development dibuktikan dengan revisi anggaran yang tidak ada hentinya, penerimaan pajak jauh dari target. "Tax Amnesty yang tidak sesuai peruntukannya, hingga BUMN yang kini salah urus karena ditempati oleh orang-orang yang tidak kompeten," ujarnya. Karena itu, menurutnya dalam momentum dua tahun Jokowi-JK oraganisasi mahasiswa yang dikenal dengan Cipayung plus, di antaranya terdiri dari 12 organisasi mahasiswa tingkat nasional, PMII, HMI, IMM, GMNI, KAMMI, dan PMKRI akan konsisten melakukan evaluasi kritis jelang dua tahun pemerintahan Jokowi-JK demi kemaslahatan Bangsa Indonesia.
Source: Republika October 11, 2016 20:15 UTC