JawaPos.com - 201 hari kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan berlalu. Seraya memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga memperingati 201 hari penyiraman air keras terhadap penyidik senior di lembaga antirasuah itu. Sejumlah pegawai kompak menggunakan pita hitam dalam upacara yang digelar di Gedung Merah Putih KPK Kuningan, Jakarta, Senin (30/10). Hal tersebut sebagai bentuk keprihatinan akan peristiwa penyiraman terhadap Novel yang pelakunya belum juga ditemukan. Tentu KPK juga berharap supaya pelaku penyiraman yang menyebabkan luka parah di kedua mata Novel tersebut segera ditemukan.
Source: Jawa Pos October 30, 2017 05:15 UTC