REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketika bom-bom Amerika dan Israel mulai menghujani Teheran pada hari pertama Operasi Epic Fury, Donald Trump menyampaikan pesan kepada rakyat Iran: inilah kesempatan kalian untuk merdeka. Dua dekade sebelumnya, George W. Bush menyampaikan pesan yang hampir identik kepada rakyat Irak. Lembaran Kosong dan Kesombongan SejarahHisham Jaafar, ahli ilmu sosial dan konsultan penyelesaian konflik untuk sejumlah organisasi internasional, memulai analisanya dari sebuah konsep yang ia sebut sebagai "lembaran kosong." Konsep ini, tulisnya di Al Jazeera, merangkum "arogansi historis yang mendasari intervensi kebijakan luar negeri Amerika di Timur Tengah." Yang terjadi sebaliknya: pembubaran aparat negara Baath justru menyalakan sumbu perang saudara sektarian yang selama puluhan tahun tertahan oleh tangan besi rezim.
Source: Republika March 24, 2026 01:08 UTC