MENTERI Luar Negeri Sugiono mengatakan penyebab tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia terluka usai ledakan di dekat El Adeisse, Libanon Selatan, masih dalam proses penyelidikan. Sugiono menjelaskan, setelah insiden pertama, Indonesia melalui perwakilan tetap di New York telah meminta Dewan Keamanan PBB menggelar rapat luar biasa. Sebanyak dua dari tiga prajurit TNI yang terkena serangan artileri mengalami luka-luka serius. Tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka-luka, yaitu Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan. Sehari setelahnya, ledakan di Libanon Selatan kembali menyebabkan meninggalnya dua prajurit TNI.
Source: Koran Tempo April 05, 2026 13:56 UTC