Bahkan, jika dibandingkan dengan Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng), jumlah pasien positif di Surabaya juga jauh lebih banyak. Saat itu Gugus Tugas Jatim menyatakan bahwa kenaikan tersebut dipicu tracing besar-besaran yang sedang berlangsung. Hingga kemarin, lebih dari 450 ribu warga Jatim telah menjalani rapid test. Anggota Tim Data Gugus Tugas Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril menjelaskan alur pendataan tersebut. Risma beralasan, sudah ada konsultasi dengan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto soal kebijakan sekali tes swab negatif boleh pulang tersebut.
Source: Jawa Pos June 27, 2020 03:46 UTC