JAKARTA - Organisasi Internasional Migran (IOM) menyatakan 63 pengungsi diyakini meninggal dunia akibat insiden kapal karam di pantai Tanjung Verde, Samudera Atlantik, sementara 38 lainnya berhasil diselamatkan. Juru bicara IOM, Safa Msehli menjelaskan bahwa tim pencari mengevakuasi tujuh jenazah, sementara 56 lainnya dilaporkan hilang. Hingga saat ini tidak diketahui penyebab kapal tersebut karam karena minim informasi tentang insiden tersebut. Evakuasi korban kapal karam (tempo.co)Baca Juga: Kebakaran Hutan Hawaii Meluas, Korban Tewas Bertambah 53 OrangTim advokasi migrasi Spanyol Walking Borders mengatakan kapal itu adalah kapal penangkap ikan besar, yang disebut pirogue. Kapal itu berlayar dari Senegal pada 10 Juli dengan lebih dari 100 pengungsi dan migran di dalamnya.
Source: Koran Tempo August 18, 2023 05:27 UTC