TEMPO/M JULNIS FIRMANSYAHTEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik, Syamsuddin Haris, berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi membaca hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menyebut mayoritas publik ingin presiden mengeluarkan Perpu KPK. "Ternyata apa yang kita gelisahkan juga menjadi kegelisahan publik mengenai KPK dan Perpu KPK. Apalagi, kata dia, survei juga menunjukkan bahwa 76,3 persen publik mendukung Jokowi menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) KPK. "Kalau saja hasil survei teman-teman LSI ini bisa menembus dinding Istana, kita bisa optimis bahwa dalam jangka waktu tidak begitu lama, Presiden Jokowi bisa menerbitkan Perpu KPK," katanya. Sebab itu, Syamsuddin menuturkan dibutuhkan perpu untuk memulihkan visi Jokowi untuk menguatkan KPK.
Source: Koran Tempo October 06, 2019 09:11 UTC