Gambar corona atau atmosfer matahari yang sobek sepanjang 322.000 Km karena letusan badai matahari yang terjadi pada 29-30 September 2013 lalu (25/10). Waspada, Jumat Besok Ada Badai Matahari ke Arah BumiNamun Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengatakan, tidak ada tanda-tanda akan terjadi badai Matahari. LAPAN: Tenang, Semua AmanSaksikan Video: Badai Matahari Mencapai Bumi, Ini AkibatnyaBadai Matahari sebelumnya pernah terjadi, bahkan bisa dibilang sebagai fenomena badai Matahari terbesar sepanjang sejarah. Badai ini dikenal dengan sebutan Carrington Event sesuai dengan nama orang yang mengabadikan fenomena badai Matahari yaitu Richard Carrington, seorang astronom. Badai matahari ini nyaris memiliki skala yang sama dengan Badai Carrington yang terjadi pada September 1859.
Source: Koran Tempo March 15, 2019 00:22 UTC