Tak terima, Afra dengan kondisi kepala berlumuran darah pergi ke Kantor Kepolisian untuk melaporkan perbuatan majikannya tersebut. Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, AKP Antonius menerangkan, pelaku tidak hanya sekali menyiksa korban yang tak lain pembantunya. Penderitaan korban pun berakhir setelah ia melaporkan majikannya ke pihak kepolisian lantaran dipukuli hingga berdarah-darah. “Jadi saat di tegur, korban beralasan sakit namun pelaku malah marah-marah dan langsung memukuli korban dengan menggunakan pipa paralon air dan gagang sapu sehingga menyebabkan korban mengalami luka luka,” ungkapnya. Atas saran dari tetangga, akhirnya korban datang ke Polsek Cengkareng untuk melaporkan kejadian tersebut.
Source: Jawa Pos October 22, 2019 01:30 UTC