Bukan melihat hasil quick count atau hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei. “Quick count atau hitung cepat merupakan metode yang bagus untuk mengetahui sejauh mana hasil Pemilu. “Dalam Pemilu tahun ini baik pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif, APDI menurunkan pemantau ke berbagai daerah. “ Sebaiknya KPU dan Bawaslu juga meminta kepada seluruh pengelola televisi untuk menghentikan sementara seluruh penayangan hasil hitung cepat. Quick count maupun real count cukup untuk perbandingan data hasil penghitungan real count KPU,” pungkas Soeprapto.
Source: Jawa Pos April 18, 2019 07:36 UTC