REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengincar pertumbuhan hingga 40 persen untuk produksi minyak Venezuela saat meninjau fasilitas minyak utama di Sabuk Orinoco pada Kamis (12/2/2026). Hal itu mendorong pemerintah AS untuk secara signifikan melonggarkan sanksi yang telah lama diberlakukan dan membongkar embargo minyak untuk merevitalisasi sektor energi Venezuela. “Kami memperkirakan akan melihat pertumbuhan 30-40 persen dalam produksi minyak Venezuela tahun ini,” katanya kepada wartawan saat mengunjungi Petroindependencia, usaha patungan antara perusahaan minyak milik negara Venezuela PDVSA dan raksasa energi asal AS Chevron. “Kita harus mengubah permainan di sini untuk kemenangan bagi rakyat Venezuela, kemenangan bagi Amerika, dan kemenangan bagi seluruh Kawasan Barat,” tambahnya. Kunjungan tersebut berlangsung hanya satu hari setelah Wright secara resmi menyatakan embargo minyak AS terhadap Venezuela telah berakhir.
Source: Republika February 13, 2026 15:25 UTC