© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO fotoTEMPO.CO, Jakarta - Hasil penelitian yang dilakukan di University of Oxford menyebutkan bahwa orang yang terinfeksi Covid-19 menunjukkan abnormalitas otak jika dibandingkan dengan orang yang tidak terinfeksi. Berkaitan dengan hal ini, Arief Bakhtiar dosen dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (UNAIR) menjelaskan bahwa istilah lain untuk keadaan abnormalitas otak pasca Covid-19 adalah brain fog. Akan tetapi, brain fog bukanlah sebuah penyakit, tetapi gejala dari kondisi atau penyakit tertentu yang bisa memengaruhi kemampuan seseorang untuk berpikir dan mengingat. Gejala pasca Covid-19 juga disebut long Covid-19. Pencegahan Brain FogPenelitian yang dilakukan di University of Oxford menyebutkan bahwa perlu penelitian lanjutan untuk melihat dampak Covid-19 pada otak secara jangka panjang.
Source: Koran Tempo March 31, 2022 16:01 UTC