Sejumlah orang berkata menggelar hari berenang hanya akan memisahkan komunitas.Penasihat pemimpin partai kanan, National Front, Florian Philippot memperingatkan acara ini berisiko mengganggu publik. REPUBLIKA.CO.ID, MARSEILLE -- Rencana untuk menggelar hari 'burkini' di sebuah kolam renang Marseille, Prancis menuai perdebatan di seluruh negeri, Jumat (5/8). Acara ini akan digelar ada 17 September. Mereka ramai-ramai merespons acara ini baik di Twitter maupun di dunia nyata. Senator Michel Amiel yang juga walikota kota Les Pennes Mirabeau juga mengatakan sedang mencari cara untuk melarangnya.
Source: Republika August 05, 2016 09:21 UTC