JawaPos.com - Lebih dari 6.000 jenis penyakit langka memiliki gejala yang berbeda-beda. Dalam keterangan resmi tertulis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Minggu (4/3), ada sejumlah pengobatan dan perawatan bagi pasien penyakit langka. Sejauh ini, pasien penyakit langka pun kurang mendapatkan akses diagnosis yang benar. Selain itu, tentu biaya perawatan dan pengobatan penyakit langka cenderung mahal atau tinggi. Dan saat ini masih terbatasnya akses terhadap fasilitas perawatan dan pengobatan.
Source: Jawa Pos March 04, 2018 12:17 UTC