TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Independen Nusantara Yasin Mohammad menyebut adanya ancaman perpecahan di internal partai politik menjelang Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Pada kontes sebelumnya, ada dua partai yang terbelah, yakni Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan. "Pertanyaannya, apakah dukungan atau sikap resmi partai saat ini adalah sikap final kader, simpatisan, atau pemilih pada Pilpres 2019?" "Apakah akan muncul, baik secara terang-terangan atau di bawah tangan, perpindahan dukungan antara keputusan partai dengan pergerakan kader di bawahnya?" Intinya, Yasin melihat Pemilu dan Pilpres 2019 akan menjadi ujian bagi soliditas dan loyalitas kader parpol terhadap para pemimpin partainya.
Source: Koran Tempo May 27, 2018 11:37 UTC