Antara lain tugu Lasa, tugu Wapae, gapura Laworo, dan patung di gapura Matakidi. Namun Zam-zam harus menelan kekecewaan karena pihak kontraktor hanya berjanji namun tak pernah melunasi hutangnya. Zam-zam mengaku saat itu dirinya mau bekerjasama dengan pihak kontraktor karena menjanjikan untuk melunasi pembayaran setelah dana proyek dari pemerintah setempat cair. Koso menambahkan proyek pengadaan ornament untuk pembangunan tugu dan gapura merupakan kebijakan Pj Bupati Laode Muhammad Rajiun Tumada tahun 2015 lalu. Ketua DPRD juga menambahkan persoalan ini harus di selesaikan secepatnya dan pihak kontraktor harus melunasi kewajiban, karena ini akan merambat pada persoalan hukum.
Source: Koran Tempo January 15, 2017 08:07 UTC