Ketika itu, Wuryantini tidak mengetahui apakah suaminya masih hidup atau sudah tiada. Selama ini Anton tinggal di rumah Wuryantini karena tidak tahu lagi mau tinggal di mana. Dia tidak mau mencurahkan seluruh keluh kesahnya kepada sang istri. Tim Inafis Polrestabes Surabaya membawa jenazah Subianto ke RSUD dr Soetomo untuk diotopsi sekitar pukul 15.30. "Kalau tahu begitu (bertengkar, Red) saya pasti sering main-main ke rumah ini," ceritanya.
Source: Jawa Pos February 10, 2017 04:52 UTC