Namun, secara umum negara-negara Afrika sekarang menghadapi resesi, meningkatnya kekerasan dan kejahatan, serta kenaikan angka pengangguran karena pandemi. Laporan itu dirilis menjelang konferensi tahunan pada akhir pekan ini yang diadakan Yayasan Mo Ibrahim yang mempromosikan pemerintahan yang baik di Afrika. Negara-negara Afrika menerapkan pembatasan perjalanan yang ketat dan pelacakan kontak yang gencar ketika wabah Covid-19 muncul. “Covid-19 telah diintegrasikan ke dalam propaganda kelompok-kelompok, seperti Al Shabab dan Boko Haram, untuk membantu membenarkan tujuan mereka,” kata Camilla Rocca, Kepala Penelitian di yayasan Mo Ibrahim. “Dengan memanfaatkan pelajaran dari Covid-19, benua kita (Afrika) dapat membangun masa depan yang lebih berkelanjutan, mandiri, dan inklusif,” kata Mo Ibrahim dalam laporan tersebut.
Source: Jawa Pos June 02, 2021 13:27 UTC