JawaPos.com – Puluhan ribu pasien di dunia sudah dinyatakan sembuh dari virus Korona. Bahkan, seorang ahli mengatakan beberapa pasien yang pulih dari COVID-19 menderita penurunan fungsi paru-paru. Penurunan fungsi paru-paru ini misalnya terlihat pada pasien yang sembuh merasa terengah-engah ketika berjalan cepat. “Beberapa pasien mungkin memiliki sekitar 20 hingga 30 persen fungsi paru (setelah pemulihan),” ungkapnya. Pasien COVID-19 sebelumnya juga ditangani dengaj obat seperti Kaletra, obat yang awalnya untuk HIV / AIDS, Ribavirin, yang juga digunakan untuk hepatitis C; dan interferon.
Source: Jawa Pos March 15, 2020 08:26 UTC