Ahli mengingatkan bahwa di setiap bencana, ada ancaman gigitan ular. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kasus orang digigit ular tak saja ada dalam situasi normal. Kementerian Kesehatan menyebutkan, pascatsunami di sebagian wilayah Provinsi Banten dan Provinsi Lampung pada 28 Desember 2018 muncul sekurangnya 14 kasus gigitan ular. Kejadian tersebut, menurut Tri yang merupakan penasihat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk kasus gigitan ular, menunjukkan bahwa setiap bencana ada ancaman gigitan ular. Saat banjir di Sampang, gempa di Lombok, meletusnya Gunung Raung, serta Gunung Agung juga tercatat kasus gigitan ular.
Source: Republika September 27, 2020 03:33 UTC