JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengatakan bahwa aksi penolakan terhadap dirinya di Rawa Belong, Jakarta Barat, telah mencederai demokrasi. Menurut Ahok, sekelompok warga yang menolak kehadirannya untuk berkampanye di sana tersebut bukanlah warga asli Rawa Belong. Saat Ahok berkampanye di Rawa Belong, sekelompok orang menghadangnya. (Baca juga: Ahok Dihadang Sekelompok Orang Saat "Blusukan" di Rawa Belong )Menurut Ahok, aksi unjuk rasa ini menunjukkan sifat segelintir warga yang masih belum dewasa. Ahok hanya sekitar 15 menit blusukan menyapa warga di Rawa Belong karena adanya penolakan tersebut.
Source: Kompas November 02, 2016 11:36 UTC