REPUBLIKA.CO.ID, SAMPIT -- Air Sungai Ramban yang menjadi bahan baku PDAM Bagendang, Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah diduga tercemar. "Air sungai Ramban tersebut diduga tercemar pupuk dan bahan kimia lainnya akibat aktivitas perusahaan sawit yang ada di sekitar aliran sungai," terangnya. Permasalahan dugaan pencemaran air sungai Ramban yang menjadi bahan baku PDAM perlu penanganan segera, sebab hal ini menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat banyak yang mengunsumsi air tersebut. "Harapan kami tidak ada pencemaran, sebab air sungai tersebut merupakan bahan baku, dan disalurkan ke masyarakat," katanya. Jainudin juga meminta kepada pihak PDAM wilayah itu untuk berhati-hati dalam mengolah air bersih, dan melakukan pengecekan terhadap air sebelum didistribusikan ke pelanggan.
Source: Republika January 12, 2017 19:26 UTC